5 Tips Ampuh Usir Stres untuk Mahasiswa Tingkat Akhir

Banyak orang yang bertanya-tanya, “ngerjain skripsi, tuh, susah, ya? Kok banyak banget yang stres sampai lama banget selesainya?”

Well, sebenarnya setiap orang berbeda-beda, Fellas. Skripsi bukan hal yang harusnya ditakutkan, tapi memang tidak menutup kemungkinan akan ada “ujian-ujian” kecil yang menghadang. Ada topik yang sulit dikaji, jadwal dosen pembimbing yang padat, dosen pembimbing yang perfeksionis bin galak, sampai sudah kehilangan motivasi karena banyak teman-teman yang sudah lebih dulu lulus.

Bagi beberapa orang, skripsi dianggap sebagai beban karena faktor-faktor yang tadi disebutkan. Tapi tenang, Alpas akan memberikan tips-tips untukmu agar lebih semangat menjalani status mahasiswa tingkat akhir.

1. Lawan rasa cemasmu

Seringkali rasa cemas muncul ketika mengerjakan sesuatu yang kita anggap sulit. Akhirnya, hal ini menjadi penghambat dan membuat diri tidak produktif. Cobalah mengerjakan tugas dengan fokus selama 30 menit. Lalu, jika muncul rasa cemas, istirahatlah sejenak agar pikiran kembali segar. Masih merasa cemas? Lakukan relaksasi pernapasan selama beberapa menit.

2. Cari teman belajar

Menjadi mahasiswa tingkat akhir bukan berarti lingkup pergaulanmu menjadi semakin sempit. Adanya teman belajar akan membuatmu menjadi lebih berkomitmen menyelesaikan tugas akhirmu. Selain itu, suasana belajar akan lebih santai karena ada yang bisa kamu ajak ngobrol, teman diskusi, dan meningkatkan motivasi.

3. Berhenti menunda

Deadline di depan mata tapi masih menunda-nunda? Padahal masih banyak yang harus dikerjakan tapi semangat menghilang entah kemana. Mulai kerjakan sambil mensugesti diri sendiri dengan kata-kata, “Kalau saya bisa menyelesaikan tugas hari ini, besok bisa mengerjakan yang lain.” atau “Bab 2 harus sudah selesai hari ini biar besok bisa jalan-jalan santai dan gak kepikiran skripsi.”

4. Buat to-do list

Jalan-jalan, nonton, dan hal-hal menyenangkan lainnya bisa merehatkan dirimu ketika stres tugas akhir. Tapi, kalau terus-terusan ditunda, malah menambah stres dan tidak menyelesaikan tugasmu. Buatlah to-do list apa saja yang harus kamu kerjakan. Jangan lupa buat perkirakan waktunya dan pasang pengingat di gadget-mu agar tidak lupa. Urutkan mana yang harus dikerjakan lebih dulu, mulai dari yang mendesak sampai yang tidak. Tulis juga apa yang akan menghambatmu nanti dan catat solusinya.

5. Selalu ingat, love yourself first!

Orang yang paling paham tentang dirimu adalah dirimu sendiri. Karena itu, coba mulai kenali diri sendiri dan pahami batasan-batasan dirimu. Jangan pernah untuk membandingkan diri dengan orang lain, ya. Ingat, semua orang itu unik dengan kelebihan dan hambatannya masing-masing.

Menuntaskan tugas akhir memang menjadi kewajiban seorang mahasiswa tapi bukan berarti harus jadi yang pertama selesai. Setiap orang berproses dan memiliki waktunya masing-masing. Ketika kamu sudah berusaha dengan baik maka hasilnya pun akan sesuai dengan apa yang sudah kamu berikan. Semangat untuk para pejuang tingkat akhir!

 

Ditulis oleh: Aulia M Firmundia.

Sumber: Minden, J. (2017). 4 ways finish the semester strong. https://www.psychologytoday.com/us/blog/cbt-and-me/201704/4-ways-finish-the-semester-strong

Write a comment