5 Tips Agar Rasa Amarah Tidak Lagi Menguasaimu

Perasaan amarah tentunya seringkali terasa di kehidupan sehari-hari. Menunggu kereta yang telat datang, terjebak dalam kemacetan, berhadapan dengan orang yang menyebalkan adalah beberapa hal yang bisa memicu amarahmu. Amarah yang kamu rasakan sehari-hari sebenarnya adalah respons normal terhadap stres yang ada. Namun, jika kamu menghabiskan sebagian besar hari dengan perasaan marah, tentunya akan berdampak buruk pada dirimu. Seringkali memendam perasaan marah dapat memicu reaksi fisik dan emosional, seperti tekanan darah tinggi dan kecemasan.

Lalu, bagaimana ya agar rasa amarah tidak menguasaimu? Beberapa tips anger management ini mungkin saja bisa membantu Fellas:

 

 

Atur Pernapasanmu

 

Tahukah kamu, seringkali saat merasa marah, pernapasan kita menjadi lebih pendek? Pernapasan seperti itu akan membuat tubuhmu terus berada di kondisi fight-or-flight. Salah satu cara termudah untuk menghadapi amarah adalah dengan mengatur pernapasanmu. Cobalah untuk menarik napas perlahan dan terkontrol, lalu hembuskan secara perlahan juga. Pernapasan seperti itu akan membantu menenangkan kondisi tubuhmu.

 

Cobalah Gerakan Tubuhmu

 

Terkadang, duduk diam saat kamu merasa frustrasi dapat memperburuk perasaan tersebut. Melakukan gerakan relaksasi sederhana untuk melepas ketegangan di ototmu bisa membantu tubuh kembali ke kondisi tenang. Jika kamu berhadapan dalam situasi yang membuatmu stres, cobalah keluar dan berjalan kecil untuk menggerakan tubuhmu ya.

 

Yuk Ekspresikan Rasa Frustrasimu

 

Semua orang berhak untuk menunjukkan perasaannya, termasuk rasa amarah. Namun, jika kamu menunjukkan amarah dengan meledak, tentunya tak akan bagus untukmu. Berikan waktu dan tempat untuk mengekspresikan amarahmu agar kamu tak selalu memendam emosi tersebut. Kamu bisa menuliskan emosimu atau bercerita kepada orang terpercaya.

 

Ubah Kondisi/Lingkunganmu

 

Rasa amarah dapat terpicu akibat lingkunganmu berada. Berikanlah dirimu kesempatan untuk beristirahat dan melepaskan diri dari lingkungan tersebut. Kamu bisa jalan-jalan keluar atau pergi ke tempat yang menyenangkan. Sehingga saat kembali, kamu merasa lebih siap untuk menghadapinya.

 

Pahami Pemicu dan Cari Alternatifnya

 

Untuk mencegah rasa amarah terpicu, kamu bisa coba untuk memastikan hal apa yang bisa menjadi pemicu rasa amarah tersebut. Jika kamu seringkali merasa marah dan stres akibat macetnya jalan ke sekolah/kantor, coba cari jalan alternatif atau berangkat lebih awal. Sulit fokus bekerja karena ruanganmu bising? Coba pindah tempat untuk bekerja atau gunakan headphone untuk menutup kebisingan itu.

 

Jika kamu sulit untuk menemukan apa sumber amarahmu, cobalah untuk berhenti sejenak saat kamu merasa marah. Gunakan waktu sejenak itu untuk menilai kembali apa yang memicu amarahmu saat itu. Apakah karena orang tertentu? Atau situasi tertentu? Lalu, kamu bisa cek juga bagaimana perasaanmu sampai akhirnya kamu merasa marah saat itu.

 

Ditulis oleh: Ria Khairunnisa

Sumber:

Lamothe, C. (2019, December 18). How to Release Anger: 11 Tips for Letting Go. Retrieved from https://www.healthline.com/health/how-to-release-anger#identify-triggers

Write a comment