Probiotik: Mikroorganisme Hidup yang Baik untuk Kesehatan Mental

Apa yang muncul di benak Alpas Fellas kita mendengar “bakteri”? Sosok jahat yang tidak baik untuk tubuh kita, atau malah sebaliknya? Yuk, kenalan dulu sama probiotik! Probiotik tentu tidak asing di telinga kita karena banyak dijumpai pada suplemen, minuman, bahkan makanan. Sebenarnya, apa sih probiotik itu? Probiotik adalah mikroorganisme hidup yang dinilai memiliki manfaat untuk tubuh dan bisa mencegah penyakit. Selain itu, banyak yang mengenal probiotik sebagai bakteri “sehat” sehingga menjadi populer.

Probiotik baik untuk usus

Menurut penelitian dari jurnal  BMJ Nutrition, Prevention & Health, probiotik dinilai baik untuk usus. Ternyata, probiotik juga dinilai dapat membantu kesehatan mental, Fellas. Peneliti melihat tujuh studi yang menggunakan probiotik dalam terapi depresi dan gangguan kecemasan. Hasilnya mengejutkan; mereka menemukan perubahan signifikan pada satu atau lebih gejala, bahkan pada penderita depresi yang cukup parah. Meski begitu, penggunaan probiotik diharapkan rutin agar hasilnya terlihat. Satu studi menunjukkan hasil baik setelah delapan minggu dengan probiotik, namun setelah delapan minggu selanjutnya tanpa probiotik, hasilnya menurun.

Sering disebut sebagai “otak kedua”

Usus sering dikatakan sebagai “otak kedua” karena berperan penting dalam emosional dan kognitif manusia. Alpas Fellas, coba bayangkan otak dan usus sebagai jalan dua arah dengan lalu lintas kencang, mewakili sinyal kimiawi yang dikirim otak dan usus. Nah, sinyal tersebut penting untuk sistem saraf otonom, kekebalan tubuh, dan sistem endokrin. Pernahkah Fellas merasa perut mulas saat menghadapi sidang skripsi atau akan presentasi? Ketika kita dalam keadaan stress, saat itulah usus dan otak bekerja.

Alpas Fellas pasti tahu serotonin, kan? Serotonin adalah senyawa kimiawi dalam tubuh yang bertugas untuk menyampaikan sinyal antar sel saraf. Fungsi serotonin ada macam-macam, salah satunya berkaitan dengan mood dan perasaan menyenangkan. Oleh karena itu, serotonin juga dikatakan sebagai “senyawa kimiawi kebahagiaan” oleh sebagian orang. Ternyata, 95% serotonin kita diproduksi pada sistem pencernaan, lho! 

Banyak makanan yang mengandung probiotik

Ternyata, banyak sekali makanan mengandung probiotik yang kita temui sehari-hari, dan mungkin bisa jadi kesukaan Alpas Fellas. Kimchi merupakan makanan fermentasi yang mengandung probiotik yang mudah dijumpai dimana-mana. Selain itu ada yogurt, yang juga menjadi favorit banyak orang. Kefir, acar fermentasi, dan kombucha juga dapat dimakan karena mengandung probiotik. Makanan berserat juga dinilai mengandung probiotik yang baik untuk tubuh dan bermanfaat untuk sistem pencernaan. Contoh makanan kaya serat yang mudah dijumpai yaitu bawang putih, biji-bijian, kacang polong, dan pisang.

Nah, apa makanan kaya probiotik yang kamu suka, Alpas Fellas?

 

Ditulis oleh: Kinanti Priscilla Natalie

Diedit oleh: Qurrota Aini

 

Sumber:

Verywell Mind. (2020, July 21). Could Probiotics Be a Good Mood Food? Retrieved from: https://www.verywellmind.com/could-probiotics-be-a-good-mood-food-5071406

Write a comment