Bersama Anak-Anak Ternyata Tingkatkan Belas Kasih dan Kedermawanan

Tahukah Fellas, interaksi bersama anak-anak ternyata dapat membantu orang dewasa meningkatkan perilaku positif? Sebuah studi terhadap 2000 orang dewasa menunjukkan bahwa orang dewasa yang memikirkan anak-anak akan lebih berbelas kasih dan suka menolong. Bahkan, ditemukan bahwa kehadiran anak-anak berperan dalam membuat donasi orang dewasa cenderung lebih besar. Kok bisa ya? Yuk, simak ulasannya!

Alasan orang dewasa menjadi lebih berbelas kasih di depan anak-anak

Ada banyak sekali alasan mengapa kita bisa menjadi lebih berbelas kasih di sekitar anak kecil. Salah satunya, ada pengingat di alam bawah sadar yang menuntun kita untuk melindungi dan membantu anak-anak untuk bertahan hidup. Menurut Gummer, seorang spesialis psikologi di bidang perkembangan anak, insting tersebut akan memicu perilaku baik dan altruisme dari diri kita.

Orang dewasa ingin memiliki persona positif di hadapan anak-anak

Ada kemungkinan di mana anak-anak menjadikan kita sebagai panutan mereka. Oleh karena itu, banyak orang lebih sering menampilkan citra diri positif di hadapan anak-anak. Sebagai respons, anak-anak akan menunjukkan kekaguman dan kesukaan mereka terhadap perilaku orang dewasa tersebut. Hal ini meningkatkan self-worth dalam diri orang dewasa.

Semakin sering berinteraksi, ternyata semakin meningkatkan rasa kepedulian dan kedermawanan 

Nah, meski penelitian di atas dilakukan beberapa tahun yang lalu, temuan tersebut mungkin sangat penting selama pandemi lho, Alpas Fellas.

Seorang psikolog klinis, Dudley, menceritakan pengalamannya selama merawat pasien saat pandemi. Ia telah menyaksikan beban emosional yang ditimbulkan pandemi pada keluarga. Menurutnya, penelitian menunjukkan gambaran bagaimana menjaga kesehatan mental seseorang dapat sangat melibatkan keluarga, termasuk pentingnya anak.

Orang tua bisa meningkatkan perasaan belas kasih, kedermawanan, dan kebahagiaan dengan cara berinteraksi serta bermain lebih sering dengan anak-anak mereka. Selain itu, orang tua dapat mencoba menjadi panutan yang bisa dicontoh oleh anak setiap saat. Dudley juga menyebutkan bahwa menghabiskan waktu lebih sering dengan anak-anak dapat menurunkan kecemasan yang kita rasakan di masa pandemi.

Apa yang bisa kita lakukan selama pandemi?

Menarik ya, Fellas? Para ahli mengatakan penelitian ini dilakukan pada waktu yang sangat penting dengan adanya bermacam efek pandemi. Banyak orang mengalami peningkatan stres akibat masalah kesehatan dan masalah keuangan.

Nah, kita bisa berfokus pada kesempatan menghabiskan lebih banyak waktu dengan anak-anak di keluarga untuk membantu mengimbangi rasa cemas. Selain itu, kita juga bisa mendapatkan manfaat dengan terlibat dalam aktivitas prososial. Misalnya menjadi sukarelawan untuk mengajari anak-anak selama pandemi atau kegiatan sukarela lainnya. 

 

 

Ditulis oleh: Safira Nur Aisyah

Diedit oleh: Qurrota Aini

Sumber:

Sweet, J. (2021, May 11).  Spending Time With Kids Boosts Generosity and Compassion, Study Says. Retrieved from https://www.verywellmind.com/spending-time-with-kids-boosts-generosity-and-compassion-study-says-5184266#:~:text=%E2%80%9CParents%20can%20increase%20their%20feelings,more%20often%2C%E2%80%9D%20she%20says

Write a comment